Categories
News

Fiesta Ready Meal, sajian Praktis antirepot

Di zaman yang serba cepat seperti sekarang ini, kepraktisan menjadi kunci utama, termasuk dalam memasak. Nah, dengan makanan olahan cepat saji seperti Fiesta Ready Meal, kini kita tak perlu merasa repot lagi ketika ingin menyajikan hidangan spesial yang super praktis dibuat dengan waktu memasak yang super kilat.

Fiesta Ready Meal semakin istimewa karena kini sudah hadir tiga varian baru yang bisa kita coba masak sendiri di rumah tanpa repot, yakni Spaghetti Chicken Bolognese, Rice with Chicken Tandoori, dan Rice with Beef Yakiniku. Cara memasaknya sangat mudah, kita bisa menggunakan microwave atau kukusan/dandang/ steamer sebelum disajikan hangat di meja makan keluarga.

Pertama, keluarkan Fiesta Ready Meal dari freezer (penyimpanan pada suhu -18 derajat Celsius) lalu buka pembungkus luarnya. Kedua, lubangi penutup kemasan secara menyeluruh jika akan dihangatkan menggunakan microwave. Jika menggunakan kukusan/dandang/steamer, buka seluruh tutup kemasan.

Categories
Resep

Serundeng jagung petai ala Catering Jakarta

Serundeng jagung petai ala Catering Jakarta. Bahan: 2 cm lengkuas, memarkan 1 papan petai, kupas, iris 3 bh jagung manis, sisir 1 sdt rebon 5 bh cabai keriting merah, iris serong 1 sdm kecap manis 1/2 sdt gula pasir 1 sdt garam 100 ml air 1 sdm minyak untuk menumis Bumbu Iris: 10 btr bawang merah 5 siung bawang putih 1 bh tomat, buang bijinya

Cara Membuat Untuk 6 porsi: 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu iris, lengkuas, dan cabai keriting hingga harum. Masukkan rebon dan petai. Aduk rata. 2. Masukkan jagung. Aduk hingga layu. Tambahkan kecap manis, garam, dan gula. Aduk rata. 3. Masukkan air. Masak hingga matang.

Ragam Kue Khas Betawi

Penasaran dengan kue-kue khas Betawi? Sajiers bisa datang ke Setu Babakan dan mampir ke warung milik Sri Muningsih. Di sini tersedia geplak, wajik, tape uli, kue pepe, kue talem, hingga kue renyah biji ketapang, akar kelapa, kembang goyang, dan rengginang. Bahkan ada pula makanan yang sangat khas Betawi, namun sudah cukup sulit ditemui, yakni sagon bubuk.

Sri menyediakan sagon bubuk dalam stoples plastik ukuran,1/2 kg dan 1 kg. Semua makanan khas Betawi ini rata-rata menggunakan bahan utama tepung beras. Untuk mempertahankan cita rasa otentik khas Betawi, Sri memilih membuat sendiri tepung berasnya. Proses pembuatan tepungnya dimulai dari mencuci beras lalu direndam selama 4 jam. Beras lalu dicuci lagi, dibilas, ditiriskan hingga kering, lalu ditumbuk jadi tepung.

Sebelum diolah jadi aneka kue khas Betawi, tepung beras terlebih dulu disangrai hingga ringan, terutama untuk dijadikan sagon. Selama disangrai, tepung beras harus sering diaduk agar tak gosong, selama 2-3 jam dengan api kecil bersama beberapa lembar daun pandan. Untuk mengetahui tepung beras sudah matang dan ringan, terlihat dari daun pandannya yang sudah mengering.

Untuk membuat sagon, Sri mencampur tepung beras dengan kelapa muda parut, garam, gula, vanili, dan daun pandan sehingga rasanya gurih dan harum. Sri menjajakan kue khas Betawi seharga Rp 10 ribu- Rp 30 ribu. Selain di Setu Babakan, ia menjual kuenya via toko online dan Instagram. “Kue Betawi sudah langka. Bahannya sederhana, tapi bikinnya susah. Tapi sekarang makin banyak yang cari buat oleh-oleh karena unik,” kisah Sri.