Categories
News

Dinas Kehutanan Hanya Akan Membeli Lahan Bersertifikat Bag2

Biro hukum telah melaporkan Ali ke Polda Metro Jaya pada 3 Juli lalu berkaitan dengan pemalsuan itu. Ketua Komisi Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Iman Satria, mendukung langkah Dinas Kehutanan. “Memang pembelian lahan ini harus ekstra-hati-hati,” tuturnya. Menurut Iman, pembelian lahan dengan bukti kepemilikan girik rentan bermasalah di kemudian hari. Politikus Gerindra itu sependapat dengan Dinas bahwa sebaiknya hanya membeli lahan yang sudah bersertifikat.

Dinas Kehutanan memiliki anggaran untuk pengadaan lahan pada tahun ini sebesar Rp 1,95 triliun. Rinciannya, untuk hutan kota sebesar Rp 250 miliar, taman Rp 1,3 triliun, dan makam Rp 400 miliar. Pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2018, Dinas mengusulkan agar anggaran pengadaan lahan makam sebesar Rp 400 miliar dipindahkan ke pengadaan tanah untuk hutan dan taman. Namun usul tersebut ditolak. Legislator justru mengajukan penambahan anggaran untuk taman dan hutan sebesar Rp 300 miliar. Dengan demikian, anggaran pengadaan tanah untuk hutan, taman, dan makam diusulkan menjadi Rp 2,25 triliun. baca juga : Daftar autotrade gold

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *